Tuesday, February 6, 2018

Dakwah adalah Cinta


.
Memang seperti itu dakwah.
Dakwah adalah cinta.
Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu.
Sampai perhatianmu.
Berjalan, duduk, dan tidurmu.
.
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah.
Tentang umat yg kau cintai.
.
Lagi-lagi memang seperti itu.
Dakwah. Menyedot saripati energimu.
Sampai tulang belulangmu.
Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu.
Tubuh yg luluh lantak diseret-seret.
Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.
.
Dakwah bukannya tidak melelahkan.
Bukannya tidak membosankan.
Dakwah, bukannya tidak menyakitkan.
Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.
.
Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya dikoyak beban dakwah.
Tapi iman di hatinya memancarkan cinta.
Mengajak kita untuk terus berlari.
.
“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
.
🌷Tadzkirah (Alm. Ustad Rahmat Abdullah)
.
Bukalah pintu dakwahmu, dan berjalanlah masuk untuk umat dengan Ridho Rabbmu.
.

0 comments: